TEORI PRAKTIK SOSIAL PIERRE FELIX BOURDIEU ; KONSEP HABITUS
Dalam teori praktik sosial (teori gado-gado) yang digagasnya, teori ini merupakan teori yang berpusatkan pada aktor dengan menekankan pada struktur yang ada dalam membentuk kehidupan sosial. Didalamnya terdapat suatu konsep penting yaitu konsep habitus. Ia merumuskan konsep habitus sebagai analisis sosiologis perilaku manusia. Ia mulai tertarik dan membentuk cara berpikirnya serta menciptakan konsep seperti habitus dikarenakan dirinya terbiasa hidup dan membaur dengan mahasiswa beserta lingkungan kampusnya yang borjuis.
Saya mengenal Konsep Habitus dalam Teori Praktik Sosial Bourdieu setelah membaca Buku "Teori Sosiologi Modern" Karya George Ritzer dan Douglas J. Goodman dan juga beberapa jurnal lainnya di Goggle Scholar yang membahas tentang Konsep Habitus beliau. Menurut Beliau habitus adalah struktur yang memperantarai individu dalam berurusan dengan realitas sosial. Ketika membicarakan habitus tentu tidak bisa dilepaskan dari arena / ranah (field) dan Modal. Ia menjelaskan bahwa habitus dalam praktiknya tidak berjalan sendiri melainkan dengan rumus persamaan Habitus x Modal + Arena = Praktik. Dimana antara habitus dengan modal berperan penting dan saling berkaitan dalam suatu praktik dikehidupan sosial.
Menurut pemahaman saya, habitus merupakan hasil pembelajaran dari suatu usaha atau aktivitas belajar, bermain hingga menjadi suatu kebiasaan dari para agen sosial yang akan memberikan kontribusi untuk memunculkan sebuah praktik didalam individu. Habitus merupakan suatu rangkaian kecenderungan yang mendorong seorang untuk beraksi dan berkreasi sesuai dengan keinginannya dengan caranya sendiri. Habitus tidak dapat berjalan sendiri yang dimana membutuhkan suatu peran dari modal dan ranah yang kemudian akan dipraktikan dalam kehidupan sosial individu. Dalam rumus, didalam praktiknya arena dijadikan sebagai ruang untuk melakukan habitus. Arena dianggap sebagai sebuah permainan yang dimana mempunyai norma dan logika nya sendiri. Jadi, habitus ini adalah sebagai properti agen sosial baik secara individu, kelompok atau lembaga.
Contoh dari konsep habitus dalam praktik sosial, saya mempunyai sebuah keinginan untuk bisa menjadi seorang penunggang kuda dan ahli memanah, maka dari itu sejak sekarang saya mulai giat berlatih mulai dari tahap Assessment dan jika dirasa sudah nyaman dengan kudanya ataupun tempat latihan memanahnya saya mulai mencoba paket kelas beginner di JJ Strable Jogja. Selain itu untuk menambah keahlian saya terutama dalam memanah saya mengikuti ekstrakulikuler di SMA dan mengikuti kegiatan dari Tim Hijrah Akbar dan Reesignal . Dari contoh tersebut, konsep habitus terletak pada kegiatan saya yang mulai giat beratih dan mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler maupun pelatihan berkuda dan memanah. Dan Arena disini dicontohkan JJ Strable Jogja, Tim Hijrah Akbar dan Tim Reesignal sebagai tempat saya belajar dan mengembangkan potensi. Sedangkan modal disini adalah mimpi saya menjadi seorang penunggang kuda dan ahli memanah yang saya dapat ketika saya berlatih dengan giat. Dari contoh tersebut dapat menjelaskan bahwa antara habitus, modal dan arena saling berhubungan dan terikat satu dengan yang lainnya dan untuk menjalankannya diperlukan praktik langsung dalam kehidupan sosial. Dengan begitu konsep ini dapat berfungsi dengan baik.
Komentar
Posting Komentar